Archive for January, 2008

11 january thankyou

Friday, January 11th, 2008

11 january 2 muharram 1429 H. Entahlah. Bingung harus mengungkapkan seperti apa dan pada siapa aku bisa mengatakannya.yang pasti aku merasakan pain of happy ini sebuah hadiah yang luar biasa di lembaran baru di awal taun,dari sini aku bisa belajar tentang arti sebuah ketulusan ,sakit tidak selamanya mematikan tapi bisa menghidupkan yang belum kita ketahui di dalam diri kita sendiri
Tentang ketulusan yang aku tak tahu seperti apa wujudnya, apakah masih dapat kumerasakannya, ataukah sesungguhnya masih aku rasakan. Aku tak tahu. Bahkan orang pun takkan bisa mengatakannya padaku bahwa ketulusan masih ada dalam diriku dan bersemayam untuk seorang di luar sana
Mungkin terlalu kejam dari satu perspektif, dan terlalu membingungkan dari perspektif lainnya. Sedang kejujuran berada pada persepektif yang paling menyakitkan dari sebuah perasaan yang masih bingung untuk mendefinisikan seperti apakah ketulusan itu. Rasanya aku masih menyimpan perasaan Juga, rasanya sulit untuk bisa merasakan dan menerima kehadiran ketulusan yang lain untuk diam bersemayam di taman hati. Ternyata itu pun aku salah. Ternyata aku masih tetap tidak bisa mengerti perasaanku sendiri. Rasanya aku tak dapat lagi merasakan ketulusan, namun sesekali aku masih merasakan sakit, Sungguh, benar-benar aku tak mampu menjawab (meski untuk diriku sendiri), adakah aku sudah membuka hati untuk rasa yang baru, hingga aku tersakiti ketika rasa itu akan beranjak tegas pergi dariku. Ada kesedihan atas perasaan sendiri yang akan semakin menghinggapi diri.tapi dengan ini aku bisa mengerti tentang arti sebuah ketulusan
ketulusan yang sesungguhnya didapatkan dengan cara melepaskan, memberikan, dan mengorbankan sesuatu yang sangat kita pegang erat-erat. ketulusan yang ingin mendapatkan sesuatu bukanlah ketulusan , namun keinginan, atau ketergila-gilaan yang amat kuat. Segera setelah qt mendapatkannya, “ ketulusan ” itu akan mati. Berganti dengan kepedihan, luka, pertikaian dan ketidak puasan. ketulusan yang sesungguhnya adalah sense of happiness, keberadaan yang membahagiakan. ketulusan yang sesungguhnya adalah membahagiakan setiap saat, membangun, memelihara, dan memberikan yang terbaik. ketulusan yang sesungguhnya adalah rela melepaskan segalanya dan tetap bahagia. ketulusan tidak pernah membunuh. ketulusan tidak pernah menyakitkan. ketulusan adalah memancar keluar, sedangkan kegilaan merengkuh kedalam.
seiring berjalannya waktu mungkin semuanya bisa terjawab. Semoga tidak semakin membingungkan dan menyayat dinding-dinding pikiran jernih di otakku. Thankyou Allah untuk semua kehidupan serta menyediakan berjuta ruang untuk ku renungi setiap episode dan alurnya.
11_anuary_1

ku rindu cinta-Mu

Wednesday, January 9th, 2008

Sudah lama aq hijrah mencari-Mu tp dengan proses yang tak sempurna,kini sudah 1429 H AKU BELUM BISA MEMBERIKAN YANG TERBAIK , rasa sesal tak pernah datang di awal , ketika mata,rasa dan kata sudah tak berguna
teringat satu masa ketika aku terlupa,akan cinta yg ada di dalam dada,jujur hati ini tak bisa tidur
saat dimana tak bisa kuganti dengan hatiku ,cinta yg tlah Engkau beri tak dapat terganti hanya dengan untaian kata sebuah pengakuan dari hati ini ,kau cahaya hidupku berikan cinta-Mu dengan cinta yang mencintai-Mu dan cinta yang Engkau cintai ya Rob

Banner_tahun_baru_islam_speedy